Sikap dan Kepribadian
Primary tabs
Sikap dan Kepribadian
Kapsul: Keterampilan itu baik dan jenius itu indah, tapi sentuhan yang tepat lebih berharga dari keduanya.
Kita pasti tahu atau masih ingat ada TIGA KUNCI SUKSES, yaitu: Pertama, skill (keterampilan); Kedua, knowledge (pengetahuan); dan Ketiga, attitude (sikap).
Karyawan hasamitra itu, tidak saja harus terampil, ahli, jago, bahkan harus mahir dalam bekerja. Mereka juga harus berpengetahuan, cerdas, cakap, bahkan jenius. Lebih berharga dan punya nilai, ketika mereka harus memiliki sikap dan perilaku (akhlak mulia), berdudi pekerti atau berkarakter baik seperti rendah hati, menghargai orang lain, bersikap toleran kepada orang lain, mensyukuri apa yang telah diperolah, rajin, ulet, beriman dan JUJUR.
Hubungan emosional kepada sesama makhluk hidup (lebih-lebih kepada nasabah, rekan kerja, atasan, dan pemilik serta stakeholders). Lalu, lebih arif dan sempurna lagi manakala bisa menjalin hubungan yang harmonis dengan alam dan Tuhan.
Dalam hubungan keterampilan melayani dan atau menjual, masih ingat tidak bahwa ada 3 (tiga) bidang yang harus dimiliki oleh karyawan, yakni: Pertama, ketrampilan tehnis seperti pengetahuan di bidang produk, kebijakan perusahaan, sistem operasional prosedur, harus dikuasai 100%; Kedua, keterampilan komunikasi seperti presentasi, mendengar secara aktif, bicara secara jelas ditambah menggunakan bahasa tubuh, juga 100% harus dikuasai; Ketiga, yang harus kita miliki diatas 100% adalah keterampilan pribadi. Artinya seni berpenampilan, seni bersikap dan berperilaku, rasa hormat, keterampilan antar pribadi, inisiatif, semangat dan gairah, serta positif thinking. Jadi sentuhan yang tepat itu adalah ramuan untuk lebih mengutamakan SIKAP (attitude) dan KEPRIBADIAN (atau personality).
Ingatlah, keterampilan dan kejeniusan adalah IQ, sementara sentuhan cenderung lahir dari kedalaman hati yang sarat dengan aura keikhlasan. Hal ini banyak dipengaruhi oleh kecerdasan EQ & SQ. Sentuhan yang menyejukkan akan mengantarkan orang yang tersentuh menjadi legah, jiwanya terbangkitkan, dan semangat jadi tergelitik dan tergairahkan, hormon adrenalin jadi bangkit, dll. Pasti nilai dan harganya tak terkirakan, maka tugas kita sekarang adalah memotivasi diri dan orang lain serta bisa merubah diri sendiri dan orang lain untuk menjadi lebih baik bahkan sempurna.
Berkarya mulia merupakan tabungan karma baik kita saat ini dan tanpa diminta Tuhan akan memberikan pahala yang baik pula kepada kita hari ini, esok, dan selamanya.
Makassar, 15 Juli 2011
By Mansu (1963-Dirut BPR hasamitra), Professional & Provokator













